Hari ini, saya akan menjabarkan tentang diri saya sendiri, karna kata orang itu "tak kenal maka tak sayang". hahahahaa
Saya anak pertama dari 2 bersaudara, sejak kecil bisa di bilang itu, saya di manjakan, kemauan saya selalu di penuhi (maklum anak pertama). Mungkin karna itu juga, sikap keras kepala dan egois saya muncul. Waktu kecil, kalau kemauan saya tidak di turuti, biasanya ngambek -sekarang sih masih gitu jga-heheehe.
Tapi sekarang, sikap itu memang masih ada di saya, namun saat ini, apapun yg saya mau, saya berusaha untuk memenuhinya sendiri.
Adik saya perempuan dengan selisih umur 3,5 tahun dengan saya. Dia lahir saat Indonesia hampir mengalami krisis yaitu 2 tahun sebelum krisis moneter. Makanya saya sering ngeledek dia, kalau dy itu anak Krismon hhihihi
Saya itu bukan dari keluarga yg berlebihan, tapi gak dari keluarga kekurangan jga, saya itu dari keluarga yg berkecukupan. Kenapa cukup? karna kita gak pernah mau memaksa untuk Lebih, dan gak mau kekurangan. Kita keluarga yg selalu bersyukur, walaupun makan hanya dengan sambal dan ikan cue tapi selama itu kita makan bareng, kita bahagia -Bahagia itu sederhana buat saya-.
Saya sekolah sejak umur 4 tahun, TK 2 tahun, SD 6 Tahun, SMP 3 Tahun, dan SMK 3 Tahun. SD dan SMP saya di Negri dan saya punya keinginan untuk melanjutkan di SMA favorit jurusan IPA agar lulus SMA saya bisa kuliah di UI dan masuk fakultas MIPA, karna saat itu adik saya juga harus sekolah SMP, saya mengalah dan sekolah di SMK swasta jurusan akuntansi dengan harapan agar setelah lulus sekolah bisa langsung kerja. Berat sih awalnya, sempet ngiri juga sama temen-temen yg bisa ngambil kuliah langsung tapi saya bangga dengan diri saya sekarang, begitu selesai UAN, saya kerja di sebuah toko emas (gak usah di ceritain kisah tragis saat itu ya), di toko tersebut saya bekerja hanya 2 minggu karna banyak hal yg membuat saya tidak nyaman disana, saat itu jga saya di tawarkan untuk jadi kasir di PRJ, nagh.. disini ini yg merupakan langkah awal saya mempelajari tentang dunia kerja. Saat itu, 1 bulan saya jauh dari keluarga dan orang-orang yg sayang untuk bekerja di event tersebut. Setelah selesai event tersebut, gaji pertama yg saya dapatkan untuk membayar uang sekolah adik saya yg saat itu lulus SMP dan masuk ke SMK dan lagi-lagi saya mengalah untuk menunda niat kuliah lagi. Tapi saya bangga bisa membantu orang tua saya, dan gak lama dari event tersebut, saya bekerja di tempat sekarang (Bogor), sudah 3 tahun saya bekerja disni dan lumayan bisa membelikan keperluan rumah, saya sudah bisa beli motor sendiri (karna dulu saya pernah di bilang cewe motor oleh seseorang dan saya membuktikannya dengan saya membeli motor sendiri saat itu), dan puji syukur jga, saat ini saya kuliah dengan biaya sendiri di sebuah universitas swasta yg biayanya tidak terlalu mahal. Jujur, yg menjadi motivasi saya saat itu, selain keluarga saya, 'mereka' yg berpikiran negatif tentang saya dan keluarga saya, dan saya ingin membuktikan kepada 'mereka' bahwa Saya Mampu dan saya tidak seperti yg mereka pikirkan.
Walaupun rumah saya kecil namun isi di dalamnya merupakan berlian untuk saya, yaitu keluarga saya :)
Terima kasih mama, papa dan adik ku yg super nyebelin.
Terima kasih untuk kamu yg saat itu selalu ada untuk saya dan menyemangati saya.
Terima kasih untuk anda yg selalu memberikan nasihat untuk saya saat itu.
Terima kasih untuk kalian yg memandang 'kecil' saya, karna kalian lah yg membuat saya lebih ingin berjuang untuk membayar semua omongan kalian saat itu dan sampai saat ini.
Terima kasih
;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar